BWF

Perubahan Skor 3x15 BWF 2026 Diprediksi Tingkatkan Intensitas Pertandingan

Perubahan Skor 3x15 BWF 2026 Diprediksi Tingkatkan Intensitas Pertandingan
Perubahan Skor 3x15 BWF 2026 Diprediksi Tingkatkan Intensitas Pertandingan

JAKARTA - Respons para atlet terhadap sistem skor baru 3x15 disambut positif. 

Mereka menilai format baru dapat meningkatkan intensitas pertandingan. Tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, dan ganda putri nomor 2 dunia, Thinaah Muralithaaran, menjadi salah satu pemain yang akan mencoba sistem ini.

Pandangan mereka menyebutkan permainan akan lebih cepat meski awalnya memerlukan adaptasi. Fokus dan serangan pemain akan lebih diutamakan karena angka 15 lebih pendek dibanding sebelumnya 21. Adaptasi mental menjadi kunci agar bisa menyesuaikan diri dengan format baru.

“Saya pikir tidak ada salahnya mencobanya karena ini adalah sesuatu yang baru. Bahkan sistem jam waktu pun baru. Tidak ada salahnya untuk mencoba. Tapi saya pasti tahu bahwa permainan akan lebih cepat dan bahkan mungkin lebih intens karena poinnya lebih pendek dari 21, kan?" kata Thinaah.

“Jadi semua orang mungkin melakukan segalanya, menyerang sepenuhnya, tetap fokus sepenuhnya, dan itu pasti akan lebih intens,” tambahnya. Sistem ini diyakini mampu menghadirkan ritme pertandingan yang lebih cepat. Kehadiran format baru ini disambut antusiasme oleh sejumlah atlet top dunia.

Pandangan Viktor Axelsen terhadap Sistem Baru

Juara dunia dua kali Viktor Axelsen menambahkan perspektifnya dalam podcast. Menurutnya, pertandingan akan lebih pendek pada awal penerapan. Namun, para pemain diprediksi akan beradaptasi seiring waktu dan tetap dapat mempertahankan kualitas permainan.

“Ini akan menarik untuk dilihat. Pertandingan pasti akan lebih pendek di awal, tetapi begitu pemain terbiasa, semuanya akan seimbang. Poin yang lebih sedikit berarti permainan yang lebih pendek, tidak diragukan lagi, tetapi seharusnya menyenangkan untuk ditonton,” ujar Axelsen.

Sistem 15x3 sejauh ini baru diuji di turnamen kelas tiga terpilih. Format ini belum digunakan di ajang Tur Dunia BWF manapun. Oleh karena itu, Thomas & Uber Cup 2026 menjadi momentum menarik untuk melihat efektivitasnya.

Perubahan Sistem Skor dan Aturan Baru

Sistem skor 3x15 mempersingkat pertandingan menjadi lebih ringkas dan cepat. Setiap gim dimainkan hingga 15 poin dengan format best-of-three. Skenario deuce, misalnya 14-14, akan memerlukan selisih dua poin untuk menentukan pemenang dengan batas maksimal 21 poin.

Interval istirahat juga disesuaikan menjadi 60 detik saat pemain mencapai 8 poin. Sebelumnya time-out terjadi saat poin 11. Penyesuaian ini ditujukan untuk menjaga ritme pertandingan tetap stabil dan memungkinkan pemantauan jadwal turnamen lebih efektif.

Perubahan ini diharapkan menyesuaikan durasi pertandingan. Dengan durasi lebih singkat, pertandingan akan lebih padat dan intens. Hal ini membuat setiap reli menjadi lebih berharga bagi pemain maupun penonton.

Alasan BWF Mengubah Sistem Skor

BWF menilai skor 3x15 dapat meningkatkan pengalaman menonton. Penonton lebih cepat menyaksikan fase kritis atau end game. Intensitas dan ketegangan tetap terjaga sejak awal gim sehingga lebih menarik.

Selain itu, sistem ini membantu penyelenggara turnamen dan pemegang hak siar. Durasi pertandingan yang lebih pendek mempermudah pengaturan jadwal. Sistem ini juga mengurangi risiko keterlambatan besar pada sektor Ganda Putri yang durasinya sering lebih lama.

Bagi pemain, perubahan ini membawa keuntungan fisik dan strategi. Jumlah reli per pertandingan berkurang sehingga mengurangi kelelahan kronis. Diharapkan masa karier pemain dapat lebih panjang dan cedera akibat kelelahan intens berkurang.

Keputusan dan Implementasi Sistem Baru

Usulan skor 3x15 akan dibawa ke pemungutan suara resmi BWF Annual General Meeting. Pemungutan suara dilakukan delegasi resmi tiap negara anggota BWF. Setiap negara memiliki 1–5 suara tergantung keaktifan di turnamen dan jumlah pemain top selama empat tahun terakhir.

Jika disetujui, sistem ini kemungkinan diterapkan pada kalender turnamen 2026/2027. Hal ini membuat Thomas & Uber Cup 2026 menjadi momentum adaptasi awal. Atlet dan pelatih pun menantikan keputusan ini untuk menyiapkan strategi terbaik mereka menghadapi format baru.

Keputusan resmi diharapkan memantapkan arah kompetisi internasional. Format baru ini dapat menjadi inovasi untuk meningkatkan daya tarik badminton. Penonton, pemain, dan penyelenggara akan sama-sama merasakan efek positifnya dari perubahan sistem skor ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index