JAKARTA - Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya membawa harapan sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai contoh terdepan dalam penerapan teknologi dalam manajemen hunian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hunian bagi ASN yang akan berpindah ke Kalimantan Timur ini, berupa Rumah Susun (Rusun), akan dilengkapi dengan sistem smart home yang mengedepankan efisiensi dan keberlanjutan.
Kolaborasi antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Otorita IKN memastikan bahwa setiap unit Rusun tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai bagian dari visi besar pembangunan smart city yang berkelanjutan.
Dengan adanya teknologi smart home, termasuk smart metering, para penghuni Rusun ASN di IKN dapat mengontrol penggunaan sumber daya secara real-time, meminimalisir pemborosan energi, dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Fasilitas ini menjadi landasan utama dalam upaya menciptakan sebuah kawasan yang efisien, aman, dan ramah lingkungan.
Teknologi Smart Home dalam Rusun ASN IKN
Salah satu fitur utama yang disematkan pada setiap unit Rusun ASN IKN adalah sistem smart home yang mencakup berbagai perangkat canggih.
Deputi Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Agung Indrajit, menjelaskan bahwa sistem smart metering merupakan komponen vital dalam ekosistem hunian tersebut. Teknologi ini memungkinkan penghuni untuk memantau konsumsi air dan listrik dengan presisi tanpa perlu pengecekan manual.
Data yang dihasilkan oleh sensor canggih ini tidak hanya akurat, tetapi juga dapat diakses secara transparan oleh penghuni dan pengelola gedung.
“Sistem smart metering memungkinkan pemantauan konsumsi energi secara presisi. Data ini terhubung langsung ke pusat kendali, sehingga potensi kebocoran atau penggunaan yang tidak wajar dapat terdeteksi sejak dini,” ungkap Agung.
Teknologi ini tidak hanya berfokus pada efisiensi energi, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan keamanan penghuni, dengan sistem penguncian pintu otomatis (smart door lock), pengaturan pencahayaan pintar, serta kendali suhu ruangan yang bisa diakses melalui aplikasi gawai.
Desain dan Fasilitas Rusun ASN yang Mewah dan Praktis
Secara teknis, Rusun ASN di IKN didesain dengan kualitas bangunan kelas atas. Setiap menara hunian memiliki 12 lantai, yang terdiri dari lantai podium untuk fasilitas sosial dan umum serta 10 lantai untuk hunian.
Luas unit hunian mencapai 98 meter persegi, yang cukup luas untuk standar hunian vertikal pegawai pemerintah. Desain unit dilengkapi dengan ruang tamu yang luas, terhubung langsung ke balkon, serta ruang makan tanpa sekat yang menyatu dengan dapur.
Setiap unit dilengkapi dengan tiga kamar, termasuk satu kamar utama dengan kamar mandi dalam, serta dua kamar anak dan pendukung. Kamar mandi dilengkapi dengan fasilitas sanitasi modern, dan terdapat ruang cuci/service khusus untuk utilitas rumah tangga.
Struktur bangunan menggunakan teknologi precast dan sistem konstruksi berkelanjutan untuk mempercepat waktu pembangunan dan menjaga kekuatan bangunan terhadap potensi bencana.
Interior unit diserahkan dalam kondisi fully furnished, dengan peralatan yang mencakup tempat tidur, lemari, meja kerja, sofa, hingga peralatan dapur elektronik.
Hunian ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi ASN yang bekerja di IKN, dengan sistem keamanan berlapis yang terpasang secara standar di setiap menara.
Fasilitas Penunjang Kehidupan ASN di IKN
Selain fasilitas hunian yang canggih, Rusun ASN di IKN juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang yang mendukung kehidupan urban dan produktivitas para penghuninya.
Konsep hunian ini mengusung model compact city, dengan jarak antar-menara yang dirancang agar penghuni dapat berjalan kaki atau bersepeda dengan nyaman. Pada lantai dasar dan podium, terdapat berbagai fasilitas seperti co-working space, ruang terbuka hijau, fasilitas olahraga, dan area komersial.
Co-working space dilengkapi dengan koneksi internet super cepat, mendukung para ASN untuk bekerja secara kolaboratif. Di sekitar kawasan hunian, terdapat jalur lari (jogging track) dan gym dalam ruangan untuk menjaga kebugaran penghuni. Fasilitas komersial seperti minimarket, kafe, dan binatu juga tersedia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sistem pengelolaan sampah di kawasan ini juga menggunakan teknologi sensor untuk memastikan tidak ada penumpukan limbah di area hunian. Air yang mengalir ke setiap unit merupakan air siap minum (tap water) yang telah melalui proses filtrasi berstandar internasional.
Semua fasilitas ini menunjukkan komitmen IKN untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, efisien, dan mendukung kualitas hidup tinggi bagi penghuninya.
Transformasi Budaya Kerja ASN di IKN
Pindah ke IKN bukan hanya soal tempat tinggal baru, tetapi juga tentang transformasi budaya kerja bagi ASN. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, menekankan bahwa kepindahan ke IKN adalah momentum untuk membawa perubahan besar dalam birokrasi Indonesia.
Para ASN di IKN diharapkan untuk mengadopsi pola pikir digital (digital mindset) guna memanfaatkan teknologi yang disediakan.
"Kepindahan ke IKN merupakan langkah besar menuju birokrasi yang lebih lincah dan modern. Hunian yang dilengkapi teknologi smart home ini harus dibarengi dengan peningkatan kinerja dan efisiensi pelayanan publik," tegas Rini.
Dengan adanya fasilitas canggih dan kenyamanan tempat tinggal, diharapkan ASN dapat bekerja lebih fokus dan produktif tanpa terbebani masalah logistik tempat tinggal.
Keberlanjutan dan Standar Baru Hunian ASN
Penerapan teknologi smart home dan smart metering di Rusun ASN IKN bukan hanya sebagai tren gaya hidup, melainkan juga sebagai instrumen penting dalam pengendalian lingkungan.
Penggunaan energi yang efisien dan transparan akan membantu mengurangi beban karbon kawasan IKN. Otorita IKN menargetkan kota ini menjadi netral karbon pada tahun 2045, dan penghematan energi di level rumah tangga menjadi langkah awal yang penting menuju pencapaian tersebut.
Proyek pembangunan Rusun ASN IKN terus berjalan sesuai jadwal, dengan target pengisian unit secara bertahap dimulai pada pertengahan tahun ini. Dengan infrastruktur konektivitas yang kuat dan fasilitas canggih, IKN siap menjadi tolok ukur baru dalam pengembangan hunian vertikal modern di Indonesia.