JAKARTA - Jasa Raharja memperkuat budaya keselamatan transportasi melalui pelatihan bagi komunitas ojek online (Ojol) di Basecamp Rawa Buaya, Jakarta Barat.
Program ini bertujuan mendorong literasi keselamatan bagi seluruh pengguna jalan sekaligus meningkatkan kapasitas komunitas sebagai first responder. Dengan langkah ini, Jasa Raharja ingin menciptakan lingkungan transportasi yang lebih aman dan responsif terhadap kondisi darurat.
Pelatihan First Responder untuk Komunitas Ojol
Pelatihan yang diberikan Jasa Raharja menekankan keterampilan Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat (PPGD). Kegiatan ini bertujuan agar pengemudi Ojol mampu memberikan respons cepat saat terjadi kecelakaan di jalan. Dengan kemampuan ini, potensi fatalitas korban dapat diminimalkan melalui tindakan yang tepat dan terkoordinasi.
Selain itu, komunitas diajarkan cara mengenali kondisi darurat secara cepat dan akurat. Kesiapan ini membantu pengemudi Ojol menjadi bagian dari solusi penanganan kecelakaan. Pelatihan juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pihak berwenang untuk memastikan keselamatan seluruh pengguna jalan.
Program ini sekaligus menanamkan kesadaran bahwa keselamatan bukan tanggung jawab individu semata. Dengan keterlibatan komunitas, tindakan preventif dan responsif dapat berlangsung lebih efektif. Hal ini memperkuat peran pengemudi Ojol sebagai pelopor keselamatan di lingkungan transportasi mereka.
Literasi Keselamatan dan Peran Aktif Masyarakat
“Budaya safety lahir dari kesadaran dan keterlibatan bersama,” ujar Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin. Ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas komunitas mendorong pengemudi menjadi pelopor keselamatan. Langkah ini juga memastikan komunitas siap memberikan pertolongan ketika terjadi kondisi darurat di jalan.
Kesadaran ini didukung dengan edukasi praktis yang bisa langsung diterapkan di lapangan. Komunitas belajar mengenali risiko dan tindakan preventif untuk mengurangi kecelakaan. Dengan demikian, masyarakat menjadi lebih terlibat aktif dalam menjaga keselamatan sendiri maupun pengguna jalan lain.
Pelatihan ini tidak hanya memberi kemampuan teknis, tetapi juga membangun mental siap tanggap. Semangat kolaboratif antara Jasa Raharja dan komunitas Ojol menjadi fondasi budaya keselamatan. Upaya ini menegaskan bahwa keselamatan jalan bisa dicapai melalui keterlibatan bersama.
Pelayanan Kesehatan dan Perlindungan Asuransi
Selain pelatihan, Jasa Raharja menghadirkan layanan pengobatan gratis untuk pengemudi Ojol dan warga sekitar. Langkah ini memastikan kesehatan para pengemudi tetap terjaga selama menjalankan aktivitas sehari-hari. Program ini sejalan dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup komunitas sekaligus mendukung keselamatan di jalan.
Awaluddin menekankan bahwa program ini juga mengoptimalkan layanan asuransi kecelakaan Jasa Raharja. Perlindungan menjadi lebih responsif, akurat, dan transparan bagi seluruh pengguna jalan. Dengan adanya perlindungan yang efektif, masyarakat merasakan manfaat nyata dari kehadiran negara dalam keseharian mereka.
Langkah ini menunjukkan pendekatan Jasa Raharja yang komprehensif. Tidak hanya menekankan edukasi dan keterampilan, tetapi juga keselamatan dan kesejahteraan. Pendekatan holistik ini meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program keselamatan yang dijalankan.
Kepedulian Sosial Menjelang Ramadan
Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial, Jasa Raharja menyalurkan bantuan sembako kepada anggota komunitas Ojol dan warga sekitar menjelang Ramadan. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Bantuan diberikan untuk mendukung kebutuhan sehari-hari sekaligus meningkatkan semangat komunitas.
Pemberian sembako juga menekankan nilai gotong royong dan solidaritas di masyarakat. Kegiatan sosial ini memupuk hubungan positif antara perusahaan, pengemudi, dan warga. Upaya ini menciptakan ekosistem transportasi yang lebih ramah dan peduli.
Kegiatan sosial ini sejalan dengan pelatihan keselamatan yang diberikan sebelumnya. Masyarakat merasakan manfaat langsung dari program, baik dari sisi pendidikan maupun kesejahteraan. Hal ini memperkuat keterlibatan dan loyalitas komunitas terhadap program keselamatan jalan.
Respon Positif Komunitas dan Dukungan Berkelanjutan
Ketua URC Gojek Baruta Koordinator Wilayah Jakarta Barat, Dodi, menyambut positif program ini. Ia mengatakan bahwa kegiatan semacam ini memotivasi komunitas untuk aktif menyebarkan semangat keselamatan. Komunitas siap menjadi mitra Jasa Raharja dalam mendukung perlindungan dan keselamatan bagi masyarakat.
Kegiatan ini membuka peluang kolaborasi lebih luas di masa depan. Komunitas Ojol menjadi penghubung antara penyedia layanan dan masyarakat dalam hal keselamatan. Keterlibatan aktif mereka memastikan budaya keselamatan semakin melekat di lingkungan transportasi perkotaan.
Dengan dukungan berkelanjutan dari Jasa Raharja, komunitas Ojol dapat terus meningkatkan kemampuan sebagai first responder. Mereka tidak hanya menjadi pengemudi, tetapi juga pelopor keselamatan jalan. Program ini menghadirkan contoh nyata bagaimana kolaborasi pemerintah dan masyarakat memperkuat keamanan transportasi.